BHAD Model merupakan model pembelajaran akuatik bagi anak yang memandang aktivitas akuatik bukan sekadar proses mengajarkan teknik berenang, melainkan sebagai bagian dari pendidikan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh (holistic development).
Berlandaskan filosofi “Where Water Meets Holistic Development,” BHAD Model mengintegrasikan berbagai landasan keilmuan dan pendekatan pembelajaran, meliputi Psikologi, Neurosains, Perkembangan Motorik, Pembelajaran Gerak, serta konsep Sensori Motor Integrasi (Sensory-Motor Integration). Kerangka ini diperkuat melalui penerapan Halliwick Concept sebagai pendekatan pembelajaran di air, Water Competence sebagai landasan pengembangan kompetensi dan keselamatan akuatik, serta Long-Term Aquatic Development sebagai perspektif pengembangan kemampuan akuatik secara berkelanjutan.
Melalui implementasi kurikulum BIKA-SENS (BILISFIT Integrasi Kemampuan Akuatik-Sensori Motor), BHAD Model diarahkan untuk mengembangkan anak tidak hanya menjadi perenang yang terampil dan kompeten, tetapi juga individu yang memiliki kepercayaan diri, berkarakter positif, kemampuan berpikir, keterampilan sosial-emosional, dan kesadaran terhadap keselamatan di air. Pada akhirnya model ini bertujuan menumbuhkan fondasi perkembangan dan pertumbuhan yang mendukung partisipasi dalam aktivitas akuatik secara aman, bermakna, dan berkelanjutan sepanjang hayat.
Model dan Target : Bilisfit Holistic Aquatic Development (BAHD)
🔍 Klik gambar untuk memperbesar infografis kurikulum
1Dry Land - Sensory-Motor Integration: Pondasi untuk mempersiapkan tubuh dan pikiran sebelum memasuki air. Anak dipersiapkan agar tubuh dan sistem sensorinya lebih siap menghadapi lingkungan air
2Halliwick Concept: Pendekatan mengajar ntuk membangun penyesuaian mental terhadap air (mental adjustment), keseimbangan tubuh, kontrol gerak, dan kemandirian di lingkungan akuatik.
3Play-Based Learning: Bermain bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi menjadi media bagi anak untuk mengeksplorasi keterampilan , mencoba, mengambil keputusan, memecahkan masalah, dan membangun kepercayaan diri
4Water Competence (Red Cross Framework): Menjadi bagian penting dalam perjalanan perkembangan akuatik Bilisfit, menekankan keselamatan di air (water safety), kemampuan bertahan hidup (survival skills), serta penguasaan keterampilan berenang secara bertahap.
5Physical Literacy : Membantu anak membangun physical literacy—yaitu perkembangan motivasi, kepercayaan diri, kemampuan gerak, pengetahuan, dan pemahaman yang mendukung keterlibatan dalam aktivitas fisik sepanjang hayat.
Program aquatic anak yang menyenangkan untuk membangun skill, percaya diri & kemandirian
Inti Utama: Child-Centered Learning
"Every Child is Unique"
Setiap Anak Unik. Setiap Anak Punya Potensi.
Setiap anak tumbuh dengan karakter dan kemampuan yang berbeda. Perkembangannya tidak hanya dipengaruhi oleh faktor bawaan, tetapi juga oleh pengalaman belajar, pengasuhan, lingkungan, dan pendidikan.
Di Bilisfit, berenang bukan sekadar belajar teknik di dalam air. Air menjadi bagian dari proses belajar yang membantu anak berkembang secara menyeluruh — secara fisik, kognitif, sensori-motor, sosial-emosional, dan karakter. Melalui Bilisfit Holistic Aquatic Development, kami mengintegrasikan Sensori-Motor Integration, Halliwick Concept, Water Competency & Safety, serta permainan terstruktur dalam proses pembelajaran yang bertahap, menyenangkan, dan bermakna.
Kami tidak hanya melihat seberapa cepat anak bisa berenang, tetapi juga bagaimana anak menjadi lebih mandiri, percaya diri, mampu beradaptasi, bekerja sama, mengelola diri, dan menikmati proses belajar.
Berenang adalah keterampilan.
Berkembang secara utuh adalah tujuan kami.
Klik untuk Lihat Bagan Lengkap
🔍 Klik gambar untuk memperbesar infografis kurikulum
Kurikulum Unggulan Bilisfit
Bilisfit Integrasi Kemampuan Akuatik -Sensori Motor (BIKA-SENS)
BILISFIT Integrasi Kemampuan Akuatik–Sensori Motor BIKA-SENS adalah implementasi kurikulum pembelajaran berenang BILISFIT yang mengintegrasikan Sensori-Motor Integration, The Halliwick Concept, serta Water Competency & Safety berbasis Red Cross Framework dalam satu proses pembelajaran yang terstruktur. Pendekatan ini dirancang untuk membantu anak mempersiapkan tubuh dan pikiran, belajar dan beradaptasi di dalam air, serta membangun kompetensi dan keselamatan akuatik sesuai dengan profil, kemampuan, dan tahap perkembangan anak.
Hasil Akhir: Whole Child Development
Child Centered
Safety First
Positive Bond
Playful Learning
Unique Needs
Holistic Growth
Jelajahi 3 Pilar Pembelajaran Bilisfit
Klik salah satu pilar untuk melihat rincian metode pengajarannya:
"Mempersiapkan Tubuh dan Pikiran untuk Air"
Sensory Motor Integrasi
Pilar ke-1/ 3
Gerakan dipengaruhi oleh bagaimana anak menerima dan mengolah informasi sensorik, mempertahankan postur, mengontrol tubuh, mengatur keseimbangan, mengoordinasikan gerakan, serta merespons lingkungan.
Karena itu, ketika sebuah gerakan belum efektif, kami tidak hanya melihat hasil akhirnya, tetapi berusaha memahami fondasi sensorimotor yang mendasarinya.
Contohnya kembali pada tendangan kaki. Jika tendangan belum efektif, maka yang diperbaiki bukan hanya bentuk tendangannya, tetapi juga faktor yang mendukung munculnya tendangan tersebut
Karakteristik & Pendekatan Utama:
Whole-Child Approach: Melihat anak secara utuh dengan mempertimbangkan aspek sensorik, motorik, kognitif, sosial-emosional, dan regulasi diri
Sensory Readiness: Membantu anak mengenali dan mengorganisasi berbagai informasi sensorik agar lebih siap mengikuti aktivitas.
Body Awareness: Mengembangkan kesadaran terhadap posisi, gerakan, keseimbangan, dan bagian tubuh (body awareness).
Postural Control & Balance: Membangun kontrol postur, keseimbangan, dan stabilitas sebagai dasar untuk bergerak secara efektif di darat maupun di air
Motor Planning; Mengembangkan kemampuan merencanakan, mengurutkan, dan melakukan gerakan secara terkoordinasi.
Bilateral Coordination: Melatih kemampuan menggunakan kedua sisi tubuh secara terkoordinasi untuk mendukung gerakan yang efisien.
Movement & Coordination:Mengembangkan koordinasi gerak melalui aktivitas yang bertahap, fungsional, dan sesuai kemampuan anak.
Regulation & Attention: Membantu kesiapan anak untuk mengatur respons tubuh, perhatian, dan keterlibatan sebelum memasuki aktivitas akuatik.
Individualized Challenge: Tantangan gerak disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan, dan tahap perkembangan masing-masing anak—bukan berdasarkan label atau diagnosis.
Transfer to Aquatic Learning: Kemampuan yang dibangun di darat menjadi fondasi untuk membantu anak lebih siap belajar kontrol tubuh, keseimbangan, koordinasi, dan adaptasi di dalam air.
Pilihan Program & Pricelist Resmi BTS
Paket Les Renang Bilisfit
Tersedia paket Les 1 vs 2, Private 1 vs 1, Kelas Beregu, hingga Sesi Uji Coba (Trial Class) dengan jadwal fleksibel.
Pilih Lokasi Kolam:
Paling Diminati
Les 1 vs 2👥 Min. 2 Murid
Kode: A
Paket A (1,5 Jam)
1 Coach vs 2 Murid. Jadwal fleksibel weekday / weekend.
Dipimpin langsung oleh Founder & Head Coach serta didukung tim pelatih berpengalaman, sabar, dan bersertifikasi resmi Akuatik Indonesia untuk kenyamanan dan keselamatan perenang.
Founder and BHAD Concept
Pak Maun
Pengalaman: 25+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
BHAD Model, Kepelatihan Tingkat Lanjut, Pembentukan Karakter & Atlet
Founder Bilisfit Swimming Club serta penggagas Bilisfit Holistic Aquatic Development (BHAD) Model, sebuah pendekatan pembelajaran akuatik yang mengintegrasikan perkembangan Sensori-motor, The Halliwick Concept, serta Water Competency and Safety untuk mendukung perkembangan anak secara holistik.
Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dalam pembinaan aktivitas akuatik dan pendidikan jasmani, pendekatan mengajar dikembangkan melalui pengalaman di lingkungan pendidikan internasional serta berbagai pelatihan dan pengembangan profesional, termasuk International Baccalaureate (IB/IBO), NEASC, EARCOS, Royal Life Saving, Red Cross Learn-to -Swim, dan Halliwick Concept
Bagi Bilisfit, belajar berenang bukan sekadar menguasai teknik, tetapi merupakan proses membantu anak mengenal tubuhnya, memahami air, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kemampuan gerak, dan tumbuh sesuai dengan tahap serta karakteristiknya masing-masing.
Sertifikat: International Physical Education dan Aquatic, Safety & Lifesaving: IBO, Royal Life Saving, EARCOS, NEASC, SOS, Red Cross Learn to Swim, dan Halliwick
Team Manager & Head Coach
Phito
Pengalaman: 11+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
Manajemen Kelas, Les 1 vs 2, Pembentukan Teknik Dasar (Streamline, Kick Drill)
Manager Operasional Bilisfit, Head Coach , dan IT Developer, berperan dalam menghubungkan proses pembelajaran, operasional, dan pengembangan sistem Bilisfit. Dalam coaching, fokus mendampingi perkembangan motorik anak serta memastikan proses pengajaran berlangsung sesuai standar dan kebutuhan setiap peserta.
Dalam operasional, turut memastikan standar pengajaran dan keselamatan sehingga kegiatan berjalan secara optimal. Di bidang teknologi, bertanggung jawab mendukung pengembangan sistem administrasi, pengelolaan data, dan digitalisasi layanan Bilisfit agar lebih terstruktur, efektif, dan transparan
Pelatih Renang Tingkat Daerah (Akuatik Indonesia), First Aid CPR Certified
Senior Female Coach
Dita Amalia Putri
Pengalaman: 2+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
Spesialis Anak Usia Dini (Toddler & Kids), Privat 1 vs 1, Pendampingan Ramah Anak
Pelatih spesialis usia dini dan putri. Pendekatannya yang hangat, sabar, dan menyenangkan terbukti efektif menghilangkan rasa takut anak terhadap kedalaman air.
-
Swimming Coach
Altar
Pengalaman: 5+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
Teknik Gaya Dada & Gaya Bebas, Regular Class, Water Endurance
Mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dengan Pelatihan Dasar Akuatik License D dan penguasaan dasar 4 gaya renang. Memiliki pengalaman 4 tahun sebagai atlet Tarung Derajat, dengan dasar latihan fisik, koordinasi gerak, disiplin, dan pembinaan olahraga. Mendukung proses pembelajaran renang Bilisfit yang aman, bertahap, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.
Water Safety, Percaya Diri di Air Dalam, Koreksi Gerakan
Merupakan pendidik, pelatih, dan praktisi olahraga dengan latar belakang Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas Pendidikan Indonesia serta Pendidikan Profesi Guru. Ia memiliki pengalaman sebagai guru PJOK di tingkat SD dan SMP, serta sebagai pelatih handball dan futsal.
Memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepelatihan, kebugaran, serta pendukung olahraga, dengan berbagai pelatihan dan lisensi nasional, antara lain Pelatihan Fisik Level I Nasional, Sport Massage & Kinesiotaping, Pelatih Futsal Tingkat Nasional, Pelatih Renang Level D, Pelatih Handball Lisensi C, serta Wasit & Juri Olahraga Tradisional Kategori B. Dilengkapi pula dengan pelatihan Sport Injury Needling sebagai bagian dari pemahaman terhadap kondisi fisik dan kebutuhan latihan atlet.
Di Bilisfit, ia berperan dalam mendukung proses pembelajaran yang menempatkan aktivitas fisik dan olahraga sebagai bagian dari perkembangan anak secara menyeluruh. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Bilisfit bahwa setiap anak perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar, bergerak, berkembang, dan membangun pengalaman positif sesuai tahap perkembangan dan potensinya.
Basic Life Support (BLS) & Water Safety Instructor
Swimming Coach
Desy Anjani
Pengalaman: 1+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
Teknik Gaya Dada dan Bebas
Pelatih renang berdedikasi tinggi membina teknik dan karakter anak di dalam air.
Basic Swimming Skill Specialist
Swimming Coach
Adi Ponco
Pengalaman: 2+ Tahun
Spesialisasi & Fokus:
-
Pelatih renang berdedikasi tinggi membina teknik dan karakter anak di dalam air.
-
Keselamatan & Kenyamanan Bersama
Panduan & Aturan Les Renang
Untuk menjaga keselamatan fisik dan psikologis anak selama sesi latihan berlangsung, mohon perhatikan aturan dan perlengkapan wajib berikut:
Perbesar Poster Lengkap
🔍 Klik poster untuk melihat versi resolusi tinggi
UTAMAKAN KESELAMATAN, DISIPLIN & FOKUS SAAT LATIHAN!
Aturan ini dibuat demi kenyamanan, keselamatan, dan efektivitas pembelajaran setiap anak di kolam.
✕Berlari di Area Kolam
Lantai sekitar kolam licin dan basah. Wajib berjalan tenang demi menghindari terpeleset.
✕Bercanda Berlebihan / Mendorong Teman
Dilarang mendorong atau bercanda fisik yang bisa memicu cedera dan kepanikan di air.
✕Melompat Tanpa Izin Pelatih
Melompat ke kolam harus selalu dengan aba-aba dan pengawasan langsung pelatih.
✕Bermain Sendiri Saat Latihan
Selalu berada dalam kelompok kelas agar pelatih dapat memantau setiap pergerakan anak.
✕Tidak Mendengarkan Instruksi Pelatih
Konsentrasi dan mendengarkan instruksi adalah kunci keselamatan latihan di air.
✕Mengganggu Teman yang Sedang Berlatih
Saling menghargai proses belajar teman agar suasana latihan tetap positif dan fokus.
✕Meninggalkan Area Kolam Tanpa Izin
Wajib izin kepada coach terlebih dahulu bila hendak ke kamar mandi atau minum.
✕Makan / Minum di Dalam Kolam
Makan atau minum saat berendam di kolam sangat berisiko tersedak dan mencemari air.
Galeri & Dokumentasi Kegiatan
Galeri Aksi & Keceriaan Anak
Momen nyata latihan renang, adaptasi air menyenangkan, dan kebersamaan hangat ananda di Bilisfit Aquatic Club.
Koleksi Foto (12)
Sesi Latihan
Sensori Motor Integrasi
Sesi Latihan
Sensori M otorIntegrasi
Sesi Latihan
Sesi akhir
Sesi Latihan
Sensori Motor Integrasi
Sesi Latihan
Sensori Motor Integrasi
Sesi Latihan
Adaptasi dan Keseimbangan
Sesi Latihan
Sensori Motor Integrasi
Water Confidence
Adaptasi dan Kemadirian
Water Confidence
Kemandirian
Sesi Latihan
Sensori Motor Integrasi
Sesi Latihan
Team Photo
Sesi Latihan
Latihan Adaptasi Air & Keseimbangan
Edukasi & Wawasan Akuatik
Artikel & Tips Seputar Renang Anak
Pelajari metode belajar renang ramah anak, stimulasi sensori motorik, serta panduan parenting akuatik dari para pelatih berpengalaman Bilisfit.
Memahami pentingnya kesiapan akuatik dalam membangun keterampilan renang, kontrol tubuh, kepercayaan diri, dan kesadaran keselamatan anak melalui pendekatan holistik BILISFIT.
Pengalaman nyata para orang tua yang melihat buah hatinya bertumbuh mandiri, berani, dan mencintai air bersama Bilisfit.
“We are glad with our son’s swimming classes over the past month with Coach Maun and Coach Phito. What we especially love is that the class incorporates footwork and ground-based activities before getting into the actual swimming session.
The games are not only fun but also help develop our son’s gross motor skills, focus, and ability to listen to and follow instructions. During the swimming portion, the coaches also incorporate mini games, which keeps him motivated and engaged throughout the lesson.
Both coaches are friendly, patient, and professional, and we really appreciate that safety techniques are also taught as part of the lessons. It’s great to see our son enjoying himself while learning important swimming and safety skills at the same time.
Highly recommend Coach Maun and Coach Phito for anyone looking for a fun, engaging, and well-rounded swimming class for their child! 🙏🏻”
Casabella Lee
Wali Murid
“Awalnya Dimas takut banget sama air, trauma karena pernah tersedak di kolam umum. Di Bilisfit coach-nya sabar luar biasa pakai pendekatan bermain. Sekarang malah paling semangat kalau hari Sabtu les!”
Bunda Sarah & Dimas (5 th)
Kelas Kids Aquatic Academy
“Tempat les renang yg rekomend, trutama untuk kelas therapi, untuk anak yg susah fokus kebantu banget krena sblum aktivitas renang ada kegiatan melatih motorik kasar dlu, dan pengenalan air dan kolam, coachnya juga keren cara ngajarnya bikin anak happy dan tdk takut air.”
Asma Shary
Wali Murid
“Les renang terbaik, coach profesional sangat komunikatif dan ramah ke anak didiknya,,
alhamdulillah anak happy perkembangannya luar biasa,,
Goodjob bilisfit 👍👍
”
Lidya Desti
Wali Murid
“Coach Philo terbaik, bs request coach perempuan biar lebih nyaman ke anak perempuan. Pertama kali les renang di bilisfit, alhamdulillah anak 6tahun yang sebelumnya takut menyelam, pertemuan pertama sudah berani menyelam dan loncat dari atas 🤗🤗🤗. Terima kasih ya coach. Semoga bs terlihat perkembangannya dalam 4x pertemuan. Untuk BTS Pool, cukup bersih, sepi, namun alangkah baik bebas asap rokok karena banyak anak disekitar kolam.”
Yanti Ambhita
Wali Murid
“Recommended! Coach-nya sabar banget, enak diajak komunikasi, interaktif, dan kasih arahan yang jelas (shoutout coach Dita). Aku umur 25 dan lagi ngelancarin renang, tapi sama sekali nggak ngerasa canggung. Cocok banget buat pemula maupun yang mau ningkatin teknik👍🏻”
Rifa Alifia
Wali Murid
“Anak usia 4.5th les renang di sini. Pendekatan holistiknya cocok dengan kami, sebelum renang ada sesi motorik terlebih dahulu selama 30 menit. Anak happy, dari segi harga juga sangat bersaing ☺️”
Nur Afifah
Wali Murid
“Udah 2 bulan les disini, Alhamdulillah ada perkembangan. Coachnya sabar dan tau cara menghandle anak, terutama kalau anak udah mulai bosen dan takut. Coach langsung ajak main game biar anak bisa semangat lagi latihannya.”
Lala Hulallah
Wali Murid
“Udah 8 kali pertemuan. Perkembangan anak sudah banyak. Coach lembut tapi tegas. Cocok buat anakku yang manja. sebelum renang sensitif kalau wajah kena air. Sekarang udah bisa keramas sambil diguyur-guyur. Setiap habis sesi renang malah suka main nyelam2 ambil kelereng. Sebelum les (private) coach minta hasil konsul psikolog (jika ada). Jadi latihannya disesuaikan kebutuhan anak berdasarkan hasil asesmen psikolog.”
Zahara Prameswari
Wali Murid
“Awalnya pilih Bilisfit karena nyari tempat les renang yang dekat dari rumah. Ternyata anak saya cocok dengan konsep pembelajaran di sini. Mulai dari.ice breaking, aktivitas motorik, beradaptasi dengan air, lalu aktivitas bergerak aktif di air. Keren sih. Anak saya mulai belajar dari nol, dan setelah beberapa kali pertemuan, anak saya semakin percaya diri dalam air. Coachnya tegas tapi baik,saya perhatikan untuk anak yang sensitif pun dihandle dengan baik”
Natalia Tana
Wali Murid
“Rekomendasi salah satu tempat les renang di Bandung dengan kombinasi program therapy dan safety skills. Coach yg mendidik sgt tegas&sabar, terutama sangat mengerti kebutuhan setiap anak.
Jarang sekali di tempat les renang dgn program therapy.
Sukses selalu untuk Bilisfit&Terimakasih Pak Maun, a Phyto dan a Radja😊🙏.”
Feti Afrianti Syarah
Wali Murid
“Pelatih renang di BILISFIT Swimming Club disiplin, tegas, sabar, responsif terhadap kebutuhan anak, dan terbuka menerima feedback dari orang tua. InsyaAllah les renang disini pilihan yang tepat utk mendukung tumbuh kembang anak.”
Maryam Zakiyyah
Wali Murid
“Pengalaman pertama mencoba tempat les renang untuk anak-anak, Alhamdulillah langsung cocok. Terutama kelas terapi dengan Coach yang sangat berpengalaman dan melatih dengan sepenuh hati membersamai prosesnya. Alhamdulilah ana-anak banyak kemajuan. Terima kasih Billisfit, terima kasih para Coach. Semoga Billisfit semakin sukses 🌟 🌟”
Tiafahmi Angestiwi
Wali Murid
“Tempat les renang yg nyaman dengan coach yang sangat berpengalaman.. anak saya takut air dan tidak mau berenang awalnya.. tp berkat coach nya yg telaten anak sy menjadi senang dan sll bersemangat untuk berenang❤️❤️
Thanks coach kesayangan key Pa Maun🙏🏼”
Celan Wijaya
Wali Murid
“hidden gem ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
dimana lagi ketemu coach yg berpengalaman dalam menghadapi anak dengan keadaan apapun🤩 (udh sempet coba ke club lain tp paling cocok disini)
dan buat anak saya yg aktif, coach disini bisa bikin anak saya nurut dan bahkan dikasih kesempatan buat ikut meramaikan lomba2.
pokoknya terbaik.
terimakasih pak maun dan team 👍👍👍”
Novi Irmala
Wali Murid
“Suka banget dengan fokus safety-nya. Anak bukan cuma diajarin gaya dada/bebas, tapi diajarin apa yang harus dilakukan kalau panik di air. Bikin orang tua tenang saat liburan ke pantai.”
Mama Kevin (8 th)
Kelas Water Competence & Survival
Tanya Jawab
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Program kami terbuka mulai dari usia 3 tahun hingga dewasa.
Edukasi Perkembangan Anak / Holistic Aquatic DevelopmentTips & Panduan
Setiap Anak Unik, Setiap Anak Mampu Berkembang
Dalam setiap proses pembelajaran renang, pelatih akan menjumpai karakteristik anak yang sangat beragam. Perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar karena setiap anak lahir dengan temperamen, pengalaman, kemampuan regulasi diri, serta perkembangan sensori yang berbeda. Oleh karena itu, perilaku anak selama belajar di air tidak dapat dinilai hanya dari apa yang tampak, melainkan perlu dipahami berdasarkan perspektif psikologi perkembangan.